Week 9 : Loving You
Yuutaro menjelaskan kenapa ia dan keluarganya menganggap ayahnya sebagai orang yang telah mati. Ayahnya dulu adalah seorang insinyur batu bara yang menghidupi keluarga dan hanya pulang beberapa kali dalam setahun. Insiden meninggalnya ibu Yuutaro pada sebuah kebakaran menyebabkan master harus keluar dari pekerjaan dan pulang ke rumah.
Setelah itu, master membawa Oshizu sebagai pengganti sosok ibu bagi anak-anaknya. Namun pada suatu hari, master menghilang dan semua orang sibuk mencarinya kemana-mana. Namun justru master didapati berada di sebuah penginapan sedang bersama dengan wanita lain. Sejak saat itu, keluarga Nishikado tidak menganggap keberadaan dari master.
Yuutaro mengusir ayahnya untuk segera pergi dari rumah karena telah mengacaukan omiai Noriko. Meiko mencoba meredakan masalah ini dengan berkata apakah sang ayah mampu dimaafkan dan dapat hidup bersama kembali dengan keluarga Nishikado. Yuutaro menentang hal ini dan melarang Meiko untuk bertemu lagi dengan ayah Yuutaro. Yuutaro bahkan berkata Meiko harus meninggalkan keluarga Nishikado jika ia sampai berani lagi menemui ayahnya.
Di tengah masalah ini, tiba-tiba Sakurako dan Muroi secara mengejutkan datang ke Osaka. Tujuan keduanya datang ke Osaka tidak lain dan tidak bukan adalah untuk kawin lari.
Masih kukuh dengan pendiriannya untuk memaafkan master. Meiko dipaksa keluar dari rumah oleh Kazue sementara Yuutaro yang sedang sibuk dalam pekerjaannya tidak bisa berbuat banyak dalam hal ini dan justru menjadi bingung.
Kali ini, Noriko mengambil sikap untuk kabur mengikuti Meiko. Untuk sementara waktu, Meiko, Noriko, dan dua orang dari Tokyo tinggal di sebuah kedai es bernama Umasuke. Sempat terpikir bagi Meiko untuk segera bercerai, namun pikiran tersebut menjadi terkubur akibat situasi yang terjadi di Umasuke.
Umasuke sendiri adalah sebuah kedai es serut yang menawarkan menu utama bernama "Yakigoori". Menu yang jarang ditemui dan inovatif pada zaman itu. Namun karena sang pemilik yang tidak mampu menciptakan es serut yang enak, akhirnya Meiko turun tangan untuk membantu agar kedai tersebut bisa menghasilkan es yang enak dan mendapatkan banyak pengunjung.
Meiko berusaha keras agar bisa membuat es serut yang enak selagi menata pikirannya tentang suaminya. Situasi rumah Nishikado sendiri kacau balau sepeninggal Meiko, Kazue dan Oshizu sering berselisih. Yuutaro juga masih keras kepala terkait masalah ayahnya dan sedikit merindukan Meiko.
Elemen yang menyegarkan pada cerita minggu ini adalah perubahan sifat Noriko. Noriko yang introvert pelan-pelan mampu mengutarakan pikirannya dan menjadi lebih atraktif. Kesuksesan Umasuke menjual es serut pun datang dari Noriko yang mampu menyanyikan "Yakigoori no Uta" karangan Muroi dengan indah.
Melihat senyum Noriko dan setelah mendapatkan beberapa nasehat dari Genta. Yuutaro datang menemui Meiko untuk menjelaskan semuanya. Yuutaro benar-benar mengutarakan isi hatinya terkait masalah ayahnya dan bagaimana ia menemukan kebahagiaan setelah menemui Meiko dan tidak ingin menyeret Meiko kedalam beban keluarganya. Namun Yuutaro tetap ingin Meiko berada di sisinya. Masalah diantara keduanya pun mencair layaknya es serut.




