[REVIEW] Gochisousan (Week 11)


Week 11 : I wanna let him say he doesn't like me

Anzai ingin bertemu dengan keluarga Nishikado. Hal ini mengindikasikan bahwa hubungan Anzai dan Kazue bisa berujung ke jenjang pernikahan. Meiko juga senang melihat hal ini dengan maksud bahwa hal ini bisa membangun kembali kehidupan Kazue setelah pernikahan sebelumnya yang gagal dan anaknya yang meninggal. Bahkan Meiko untuk pertama kalinya memasak bersama Kazue untuk menyiapkan makanan untuk Anzai.


Anzai kemudian datang menemui seluruh anggota. Kesan pertama yang diberikan adalah Anzai seorang pria yang mapan, berpengalaman, serta memiliki profesi yang terhormat, yakni seorang profesor di universitas. Anzai seperti orang yang tepat bagi Kazue. Semua berjalan mulus pada hari itu dan pada saat mengantar pulang, Anzai melamar Kazue. 


Keluarga Nishikado setuju dengan hubungan Anzai dan Kazue. Namun Yuutaro adalah orang yang paling khawatir dengan memperingati kakaknya agar lebih berhati-hati terutama apabila bahwa Anzai hanyalah seorang penipu. Yuutaro juga belum mengetahui fakta bahwa Kazue telah memenangi saham dari sebuah perusahaan dengan jumlah uang yang besar.

Namun dugaan Yuutaro ternyata benar, Anzai adalah seorang penipu. Perusahaan dimana saham yang dimiliki Kazue adalah perusahaan fiktif.  Kazue yang sudah terlanjur tenggelam dalam perasaannya sendiri harus rela mendapati harapannya pupus. Uang dan perasaannya hilang begitu saja. Diketahui kemudian bahwa Kazue merupakan salah satu korban dari penipuan skala besar-besaran.

Kazue menutup diri sejak kejadian itu. Kazue yang memiliki pengalaman buruk pada pernikahannya bahkan harus kehilangan anaknya sendiri kembali bernasib malang. Kazue hampir bertindak melampaui batas dengan melakukan percobaan bunuh diri dengan membuka saluran gas dan ingin membakar dirinya sendiri.

Di tengah kekacauan yang dilakukan Kazue, kabar gembira menghampiri Yuutaro dan Meiko. Meiko ternyata telah hamil beberapa bulan. Minggu pertama ketika Meiko diketahui hamil, Kazue yang masih saja menutup mulutnya menjadi penyedia makanan bagi Meiko. Dari sini Meiko mengetahui betapa enaknya makanan yang dibuat oleh Kazue. Makanan tersebut sedikit menggambarkan sikap metodik dan detail Kazue yang sedikit berbeda dengan kesan jahat Kazue dari luar.


Untuk sedikit menghibur Kazue, Meiko berencana untuk memasak makanan yang disukai oleh Kazue. Ikan sardin ternyata adalah makanan favorit Kazue sementara sardin sendiri bukan merupakan bahan makanan yang dikuasai oleh Meiko. Meiko pun meminta bantuan kepada Kazue agar bisa mengajarinya.

Kazue mengajari Meiko bagaimana cara mengolah sardin. Namun kemudian, Meiko mengatakan bahwa ia tetap menyukai Kazue terlepas dari kejadian-kejadian sebelumnya. Kazue yang merasa berdosa menjadi tersinggung. Bagaimana bisa Meiko tetap menyukainya setelah perbuatan-perbuatan yang telah ia lakukan kepada Meiko.

Kazue kemudian balik mencerca Meiko dan bahkan berkata bahwa makanan yang ia sajikan bisa saja berbahaya bagi kandungan Meiko. Mendegar hal ini, Meiko tidak percaya dengan yang Kazue lakukan apabila benar masakannya berbahaya bagi kandungannya. Meiko kemudian mengusir Kazue dari rumah Nishikado. Kebaikan Meiko dianggap sebuah kejahatan oleh Kazue.

Meskipun hal jahat tersebut tidak benar, Kazue sepertinya memang berniat untuk meninggalkan rumah setelah semua kekacauan yang telah ia lakukan. Melalui Kurata (teman baik Kazue), Kazue akhirnya setuju untuk menjadi istri kedua dari sebuah keluarga pertanian dan meninggalkan rumah. Meskipun demikian, hubungan Meiko dan Kazue menjadi lebih erat meskipun tidak dalam lorong ramah tamah.

Minggu ini diakhir dengan bencana gempa bumi yang menimpa daerah kanto yang getarannya sampai Osaka.



Catatan : Dalam budaya Jepang, wanita yang ingin menikah harus pergi ke rumah suami.

Kredit terjemahan judul: Sato-san