[REVIEW] Gochisousan (Week 7)



Week 7 :  Good Treatment 

Sudah satu bulan sejak kedatangan Meiko ke kediaman Nishikado. Selama itu pula Meiko telah mengarungi banyak rintangan dan cobaan khususnya terkait perbedaan budaya dan kuliner.


Tradisi Nishikado mengatakan butuh satu tahun bagi seorang wanita untuk menjadi pengantin sebelum bisa memasuki keluarga Nishikado. Selama itu pula, Meiko berperan layaknya seorang pelayan rumah. Meskipun hal tersebut setengah benar dan setengahnya lagi merupakan bualan dari Kazue.

Meiko berusaha sekeras mungkin agar bisa memenuhi syarat tersebut. Yuutaro-Meiko adalah pasangan yang masih muda dan masih perlu belajar mengenai hal-hal rumah tangga seperti mengatur uang dan lainnya.



Terlebih perlakuan Kazue yang memberikan uang memasaka yang jumlahnya sedikit kepada Meiko. Pada awalnya, Meiko menganggap ini adalah suatu hal yang sangat tidak bisa dilakukan. Namun kemudian Meiko mulai belajar bagaimana teknik "Shimatsu" dilakukan. Genta pun memperkenalkan Meiko kepada seorang pria yang mampu mengajari Meiko bagaimana cara memasak dengan memanfaatkan bahan sisa tersebut.

Kazue ternyata adalah seorang pemain saham. Kazue-lah yang mengungkapkan kepada Yuutaro bahwa untuk menjadi pelindung keluarga Nishikado, ia perlu memahami masalah keluarga. Rupanya memang ada masalah mengenai keuangan keluarga Nishikado. Berkat Kazue juga lah, keluarga Nishikado bisa bertahan dan tinggal di rumah yang lebih besar.

Terkait hal kuliner, Meiko belajar mengenai hal yang esensial dalam kehidupan dapur di Osaka. Hal tersebut adalah "Shimatsu" yang berarti cara memasak yang menggunakan semua bagian bahan makanan yang ada. Meiko yang sebelumnya selalu didukung oleh bahan-bahan terbaik dari dapur ayahnya baru mengetahui hal ini.




Meiko kemudian mendapati sikap Oshizu dan Noriko yang sedikit memiliki masalah. Oshizu selama ini adalah seorang yang sangat boros dalam hal pakaian. Hal ini membuat Meiko sedikit kesal dikarenakan kondisi keluarga yang tidak baik namun Oshizu malah membeli yukata-yukata baru. Noriko juga mendapatkan masalah berupa isi bento miliknya. Omusubi berbentuk segitiga yang selalu Meiko buat rupanya merupakan bentuk Omusubi yang biasa disajikan pada acara pemakaman. Perbedaan budaya ditambah sikap Noriko yang introvert dan malu-malu membuat Meiko harus mendapatkan masalah lagi.


Bagaimanapun, Meiko tetap ingin berusaha agar kehadirannya mampu diterima oleh Kazue. Meiko lelah dengan semua yang telah dilalui namun ia juga belajar banyak mengenai kehidupan nantinya.

Kerja keras yang ditunjukkan Meiko pelan-pelan meuluhkan Kazue. Kazue mengatakan bahwa hal-hal yang Meiko lakukan adalah hal-hal yang dilakukannya saat ingin menjadi calon istri dari sebuah keluarga.

Kemudian Meiko diberikan tanggung jawab untuk melakukan tradisi "Sapaan Oujima", tradisi yang mewajibkan sebuah keluarga mengirim ikan kepada keluarga kerabat. Dengan budget yang terbatas untuk jumlah ikan yang banyak, Meiko harus berusaha keras sampai bekerja menjadi asisten di toko ikan.



Namun kali ini, Meiko kembali diusili oleh Kazue. Tidak ada yang menerima ikan tersebut dikarenakan Kazue sudah melarang kepada para kerabat sebelumnya.

Ikan yang begitu banyak dimanfaatkan Meiko untuk memasak berbagai macam hidangan. Meiko juga dibantu oleh Oshizu dan Noriko dalam membuat makanannya. Senyum Meiko kembali lagi karena ini ditambah gas kini sudah terpasang di dapur Nishikado.


Kredit terjemahan judul : Sato-san